Tampilkan postingan dengan label HOME. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HOME. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 Maret 2010

Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)

Ketua Umum Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional Ir. Winarno Tohir mengungkapkan sebagai bentuk dukungan KTNA terhadap THL-TBPP, KTNA akan membuat surat yang akan menyuarakan pemikiran THL-TBPP kepada Presiden. “Kita menyuarakan aspirasi petani THL-TBPP ini agar didengar oleh pihak legislatif dan eksekutif ”, tutur Winarno.
Sedangkan para Tenaga Harian Lepas-Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL-TBPP) menginginkan kepastian status kerja setelah masa kontrak kerja mereka habis.

Hal tersebut disampaikan oleh Dedy Alfian, Ketua Forum Komunikasi Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (FK THL-TBPP) Nasional, saat ditemui di acara dialog antara KTNA dengan THL-TBPP di aula Yampi, Jakarta. “Kami mengharapkan adanya solusi dari pemerintah agar keberadaan dan status THL-TBPP ini dapat diberlangsungkan secara berkelanjutan dan definitif”, ujar Dedy.

Selain itu para THL-TBPP juga mengharapkan agar pemerintah lebih serius membahas kepastian status THL-TBPP ini dengan memberikan perlakuan khusus terhadap permasalahan THL-TBPP ini.

SINAR TANI, Selasa, 16/02/2010

Sabtu, 06 Maret 2010


MANALAGI

Warung yang enak untuk makan siang and bisa juga buat tongkrongan. Et jangan salah menunya lengkap juga loh ada bakso, mie ayam, es buah, kelapa muda. Liat ja sendiri daftara menunya, penasaran nie alamatnya :

Jl. Jenderal Soedirman Timur No.32 Berkoh, Arah ke Margono setelah bunderan Air Mancur ya....


Selasa, 09 Februari 2010

RAKERNAS Pembangunan Pertanian 2010-2014


JAKARTA. Pada tanggal 4-5 Pebruari 2010 Kementerian Pertanian menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional Pembangunan Pertanian 2010-2014 dan Pemantapan Pelaksanaan Program/Kegiatan 2010. Rakernas dibuka oleh Mentan Suswono dan dihadiri oleh sekitar 1000 orang peserta yang berasal dari dinas/badan lingkup pertanian provinsi, Unit Pelaksana Teknis Pusat yang ada di daerah dan peserta dari pusat.


Rakernas bertujuan untuk menyepakati target dan sasaran pembangunan pertanian di setiap provinsi sesuai dengan Rencana Strategis Kementerian Pertanian 2010-2014 yang telah ditetapkan, disamping juga dalam rangka pemantapan dan percepatan pelaksanaan program dan kegiatan tahun 2010.


Dalam sambutan pengarahannya pada saat pembukaan Rakernas, Mentan Suswono antara lain memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada hadirin karena berkat dedikasi yang tinggi, telah mampu dicapai sasaran-sasaran pembangunan pertanian, antara lain berupa swasembada beras, jagung dan gula konsumsi. Di samping itu Nilai Tukar Petani (NTP) telah berhasil dipertahankan pada tingkat di atas 100, neraca perdagangan surplus pada nilai US$ 18,1 miliar, dan pertumbuhan PDB pertanian tahun 2008-2009 pada kisaran 5,16%. Seluruh angka indikator makro menunjukkan capaian yang terbaik selama 30 tahun terakhir. Selanjutnya Mentan meminta agar capaian yang telah diraih janganlah membuat kita semua terlena, sebaliknya capaian tersebut harus menjadi peringatan kepada kita bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan.


Mentan menjelaskan pula bahwa salah satu persoalan fundamental dalam pembangunan pertanian adalah masalah sempitnya penguasaan lahan oleh petani, yang menyebabkan tidak mudah untuk membuat petani menjadi sejahtera. Oleh karena itu kepada seluruh jajaran Kementerian Pertanian dan aparat pertanian di lapangan untuk selalu kreatif membangun sinergi terhadap berbagai instrumen yang ada di sekitar kita, agar usaha pertanian di desa-desa dapat memberikan tingkat produktivitas dan nilai tambah yang tinggi guna mensejahterakan petani.


Terkait dengan pengalokasian anggaran tahun 2010, Mentan menjelaskan telah diterapkan prinsip reward dan punishment dengan cara memangkas anggaran pada beberapa kabupaten/kota yang kinerjanya kurang, dan bahkan ada yang tidak dialokasikan anggaran lagi. Hal ini menyebabkan jumlah DIPA pada tahun 2010 ini lebih ramping, yaitu menjadi 1.790 DIPA, dibandingkan tahun 2009 sebanyak 3.040 DIPA. Di masa mendatang kepada daerah yang kinerjanya baik akan diberikan reward berupa penambahan anggaran, dan bagi daerah yang kinerjanya buruk akan diberikan punishment, yaitu alokasi anggaran akan dipertimbangkan.
Bahan Pers Release terlampir.


Sumber: Biro Hukum dan Humas

Foto : RAKERNAS Pembangunan Pertanian 2010-2014 dibuka Menteri Pertanian